AKU DIPAKSA MENIKAHI PEMBANTU DI RUMAH ABANGKU, PADAHAL AKU MASIH KELAS 3 SMA, DAN AKU BUKAN PELAKUNYA.
Siang itu panasnya beda. Kipas ruang tamu berderit pelan. Bau minyak kayu putih nyampur sama aroma tumisan dapur. Aku baru pulang sekolah. Seragam masih nempel keringat. Tas kuletakkan di sofa cokelat yang sudah mulai sobek di sudutnya. Abang duduk di meja makan. Diam. Biasanya dia cerewet. Tanya nilai. Tanya PR. Tanya kenapa rambutku makin gondrong….