BONEKANYA BERUBAH. DAN AKU BARU SADAR — MERTUAKU TIDAK TERKEJUT SAMA SEKALI. SENYUM DI WAJAHNYA… TERLALU TENANG UNTUK SESUATU YANG JELAS-JELAS SALAH.
Hari itu seharusnya biasa saja. Sabtu pagi. Langit Depok cerah, angin masih dingin. Azan Duha baru saja selesai. Suara motor lewat gang Kemuning sesekali memecah sepi. Aku duduk di ruang tamu rumah mertua, menyusui Kirana sambil nonton TV tanpa suara. Dari kamar, terdengar suara tilawah pelan. Mamah. Aku sengaja kecilkan volume TV. Tidak mau ganggu….